Sejarah Sekolah
Latar Belakang dan Sejarah Berdirinya SMA Negeri 6 Pematangsiantar
SMA Negeri 6 Pematangsiantar berdiri pada tahun 2012 diatas lahan + 19.913 Km2.. Sebelum adanya SMA Negeri 6 Pematangsiantar, dilahan yang sudah berdiri Sekolah Dasar Negeri dan Gedung Pramuka (Cadika). Akibat dimergenya SD Negeri tersebut dengan SD Negeri lain, lokasi tersebut menjadi terlantar sebelum Pemerintah Kota Pematangsiantar atas persetujuan DPRD dengan dukungan masyarakat setempat memutuskan mengubah status Negeri dengan Gedung Cadika menjadi SMA Negeri 6 Pematangsiantar dengan merenovasi gedung lama dan menambah gedung atau ruangan kelas baru.
Bapak Drs. H. AKHYAR, M.Pd menjabat sebagai Kepala Sekolah yang pertama dengan SK Pengangkatan Kepala Sekolah Nomor : 820/451/V/WK-Thn 2012. Pada tahun pertama Kepala Sekolah memimpin 26 orang guru yang merupakan pindahan atau pemerataan guru dari SMA dan SMP se-Kota Pematangsiantar. Dan pada tahun pertama ada 6 kelas atau rombel yang terdiri dari 209 orang siswa/siswi yang semuanya hanya kelas X. Pada tahun ke-2 ada 7 Kelas atau rombel tambahan yang terdiri dari 232 siswa, pada tahun ke-3 ada 6 kelas atau 6 rombel tambahan yang terdiri dari 240 siswa dan pada tahun ke-4 ada 8 kelas atau rombel tambahan yang terdiri dari 300 siswa. Pada tahun ke-5 tidak ada rombel tambahan namun menerima siswa sebanyak 412 siswa. Pada tahun ke-6 ada 1 kelas atau rombel tambahan yang terdiri dari 304 siswa. Pada tahun ke-7 ada 1 kelas atau rombel tambahan yang terdiri dari 313 siswa.
Bapak Drs. H. AKHYAR, M.Pd memimpin di SMA Negeri 6 Pematangsiantar dengan gaya kepemimpinan yang disiplin dan tegas tetapi dengan cara cara yang santun dan lembut yang selalu memberikan contoh terlebih dahulu lalu kemudian mengajak guru-guru lain untuk melakukan hal yang sama dalam berusaha menjadikan SMA Negeri 6 Pematangsiantar menjadi salah satu sekolah yang dibanggakan di Kota Pematangsiantar. Bapak Kepala Sekolah pun terus berusaha berbenah diri dengan menambah beberapa sarana dan prasarananya yang pada awal pendiriannya sangat minim. Padahal Pemerintah Kota Pematangsiantar atas dorongan DPRD Kota Pematangsiantar dan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar sebagai SMA Berbasis IT (Teknologi Informasi).